Saat pikiran dan hati sedang kalut ataupun stress, terkadang sebagian orang lebih memilih untuk mendengarkan musik. Musik sendiri memang dapat membantu untuk membuat pikiran dan hati menjadi lebih tenang, terlebih lagi musik yang memiliki alunan lembut. Pada dasarnya jenis dari musik sendiri beragam, mulai dari yang beriramakan lembut dan mendayu – dayu sampai dengan yang metal dan keras. Setiap jenis musik sendiri juga memiliki penggemar dan penikmat masing – masing. Karena musik sendiri memiliki beragam jenis, maka tak heran jika di Indonesia sendiri terdapat banyak sekali komunitas musik yang berdiri dengan beberapa tujuan ataupun visi dan juga misi.

Dari sekian banyak komunitas yang ada di Indonesia, Malang menjadi salah satu yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini. Selain mempunyai sebuah Museum Musik Indonesia dan menjadi satu – satunya museum musik yang ada di Indonesia, Malang ini juga mempunyai berbagai komunitas musik. Apa saja? Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

Depapepe Malang

Yang pertama adalah Depapepe Malang, komunitas ini sendiri pada dasarnya merupakan sebuah duo gitaris akustik yang mana memainkan musik dengan jenis atau genre akustik maupun instrumental. Gaya petik yang mana dipunyai oleh Depapepe ini sendiri memang memiliki ciri khas tersendiri jika dibandingkan dengan yang lainnya. Keunikan tersebut yang pada akhirnya membuat banyak gitaris yang ikut serta untuk mempelajari dan juga mempunyai suatu ketertarikan yang sama, dengan demikian terbentuklah komunitas tersebut di Malang.

Kandang Mooong

Kemudian yang kedua adalah Kandang Mooong, komunitas ini memang terbilang memiliki nama yang cukup unik, nama unik tersebut ternyata juga mempunyai asal usul. Kandang Mooong sendiri pada dasarnya diambil karena area tersebut dulunya merupakan sebuah kandang sapi, sedangkan untuk kata Mooong sendiri memiliki arti “Monggo” atau “silakan” jika di dalam bahasa Indonesia. Dulunya anggota dari komunitas ini memiliki latar belakang yang bermacam – macam. Tetapi pada akhirnya mereka memiliki satu hobi yang sama, dan hobi tersebut adalah musik. Sejak terbentuknya komunitas tersebut, pada akhirnya mereka mulai untuk mengadakan sebuah acara semacam private party pada area yang memiliki luas kurang lebih 1 hektar. Dan dari sinilah mulai terdapat suatu permintaan kerja sama untukmenyewa Kandang Mooong tersebut untuk beberapa kebutuhan seperti seminar, gathering dan juga diklat.

Arek Reggae Malang

Lalu yang ketiga adalah Arek Reggae Malang atau disingkat ARM, komunitas ini sendiri memang sengaja dibentuk sesuai dengan namanya yaitu untuk pecinta atau penikmat musik dengan genre reggae. Terbentuknya komunitas ini memang lahir begitu saja karena para penikmat ataupun pecinta dari genre musik reggae yang ada di Malang tersebut memang selalu berkumpul dan saling bertukar pikiran. Dengan demikian pada akhirnya komunitas tersebut dapat menjadi sebuah wadah untuk mengapresiasi dan juga mengedukasi para penggiat dan juga pecinta musik reggae yang ada di kota Malang, Jawa Timur tersebut.

Ocarinesia

Yang keempat ada Ocarinesia yang merupakan suatu komuitas instrumen musik alat musik yang bernama ocarina, dan karena berada di Indonesia, maka dibuatlah nama Ocarinesia. Nama tersebut merupakan sebuah singkatan atau gabungan dari Oacarina dan juga Indonesia. Ocarina sendiri pada dasarnya merupakan suatu instrumen musik kuno yang mana dipercaya sudah ada semenjak 12.000 tahun yang lalu. Untuk asal usulnya sendiri memang datang dari berbagai macam budaya yang berbeda. Bentuknya sendiri seperti peluit yang mana dibuat menggunakan tanah liat, bentuk tersebut dikenal oleh Bangsa Maya, kemudian Aztec dan juga Inca yang ada di Amerika Selatan dan Tengah. Alat musik tersebut memang terbilang masih jarang diketahui oleh banyak orang serta tidak banyak juga orang yang dapat memainkan alat musik tersebut. Tetapi di daerah Malang tersebut, terdapat sekelompok orang yang sangat mahir memainkan alat musik tersebut, bahkan anggota dari komunitas Ocarinesia tersebut sering kali tampil pada acara seperti Ijen Car Free Day bersamaan dengan komunitas musik yang lainnya. Bahkan juga sering kali diundang di berbagai macam acara. Komunitas tersebut juga terbilang unik karena merupakan sebuah komunitas di mana terdapat sekelompok orang yang dapat bermain alat musik Ocarina yang memang belum terlalu dikenal. Oleh karena itulah tak heran jika hal tersebut dapat dijadikan ciri khas tersendiri. Karena zaman sudah semakin modern dan teknologi semakin canggih, maka alat musik ocarina tersebut sudah diinovasi menggunakan bahan lain sehingga tidak selalu terbuat dari tanah liat, contohnya saja terbuat dari plastik ataupun yang lainnya.

Indonesian Fingerstyle Guitar Community

Selain itu ada juga komunitas Indonesian Fingerstyle Guitar Community, pada dasarnya fingerstyle sendiri merupakan salah satu jenis atau genre di dalam bermain alat musik gitar. Komunitas yang mana terbilang ahli di dalam memetik gitar tersebut pada dasarnya tidak hanya ada di Malang saja, melainkan juga ada di berbagai kota lain seperti Jabodetabek, Bukit Tinggi, Solo, Bandung, Surabaya, Jogja, Bali, Purwokerto dan masih banyak lagi yang lainnya.

Jadi itulah beberapa komunitas musik yang ada di Malang, namun selain beberapa komunitas tersebut, pada dasarnya masih ada banyak lagi komunitas yang lainnya. Kota Malang sendiri memang mempunyai dunia musik yang terbilang cukup beragam, dengan demikian tak heran jika terdapat banyak sekali komunitas di bidang musik yang berkembang secara pesat. Dan untuk Anda yang memang ingin mengetahui beberapa informasi tentang suatu komunitar di bidang musik yang lainnya, maka bisa mencoba untuk mengunjungi MLD Spot.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *