Kawula muda tentu tertarik dengan banyak sekali kegiatan outdoor yang menantang jiwa-jiwa muda, terutama mendaki gunung. Bagaimana dengan diri Anda?

Mendaki yang biasanya dilakukan secara berkelompok ini biasanya dilakukan oleh para mahasiswa, bujang, pekerja, bahkan banyak dari Anda yang mungkin adalah seorang pebisnis, wanita karier, atau profesi lain yang waktunya sangat diluangkan untuk bekerja sedangkan waktu liburan sangat singkat.

Hal ini menjadi salah satu penyebab stres bahkan tekanan dalam diri yang menurunkan semangat untuk rutinitas atau gairah untuk kembali menjalani hari-hari.Kawula muda tentu tertarik dengan banyak sekali kegiatan outdoor yang menantang jiwa-jiwa muda, terutama mendaki gunung.

Bagaimana dengan diri Anda? Mendaki yang biasanya dilakukan secara berkelompok ini biasanya dilakukan oleh para mahasiswa, bujang, pekerja, bahkan banyak dari Anda yang mungkin adalah seorang pebisnis, wanita karier, atau profesi lain yang waktunya sangat diluangkan untuk bekerja sedangkan waktu liburan sangat singkat.

Hal ini menjadi salah satu penyebab stres bahkan tekanan dalam diri yang menurunkan semangat untuk rutinitas atau gairah untuk kembali menjalani hari-hari.

Pemandangan yang indah, pertemuan yang hangat, dan bercengkerama merupakan alasan pada pendaki untuk rela meluangkan waktu, uang, bahkan tenaga.

Lalu bagaimana aturan-aturan yang harus tetap ditaati oleh para pendaki sehingga keselamatan diri, pengalaman petualang, dan ekspektasi pendakian seperti dalam foto-foto negeri di atas awan yang beredar banyak di sosial media tersebut bisa tercapai?

Nah berikut aturan-aturan yang harus Anda taati saat mendaki gunung.

1. Tidak meninggalkan apapun kecuali jejak

Sudah terbukti bahwa kebanyakan permasalahan yang muncul di atas gunung yang disebabkan oleh tingginya minat kawula muda untuk mendaki gunung ialah sampah. Kesadaran untuk membawa sampah turun sangat rendah apalagi untuk kawula muda yang mendaki gunung hanya karena ikut-ikutan, ingin sekadar hits, atau lain sebagainya. Padahal sudah tentu pembuangan sampah sembarangan di samping membuat lingkungan sekitar menjadi kotor dan kumuh juga dapat merusak lingkungan.

2. Tidak mengambil apapun kecuali gambar

Jangan sekali-kali mengambil atau sengaja memetik sesuatu yang ada dalam perjalanan pendakian Anda. Mungkin beberapa dari kawula muda ada yang sengaja memetik bunga edelweis atau hal-hal lain untuk sekadar sebagai tanda bahwa Anda pernah pergi ke sana, oleh-oleh untuk kekasih, atau yang lainnya.

3. Tidak mengatakan apapun yang buruk, perbanyaklah berdoa

Mungkin ini sulit untuk dipercaya, tetapi percaya atau tidak, kekuatan dalam alam sangat menakjubkan. Alam memberikan energi sesuai dengan energi yang kita keluarkan.

Kurangi perkataan buruk, jorok, dan kotor. Sudah pernah  mendengarkan cerita atau ada teman Anda yang iseng menceritakan tentang pengalaman buruk mereka ketika berada di atas gunung? Beberapa hal yang tidak diingkan terjadi ketika di atas gunung bisa disebabkan karena sikap kita yang tidak menjaga sikap dan etika.

Percayalah dimana pun kita berada, di gunung, di pasar, di sekolah bahkan di rumah kita sendiri terdapat sesuatu hal yang gaib. Nah, alangkah lebih baik jika kita keluarkan energi positif. Di gunung dengan kondisi geografis yang dominan berupa hutan jauh memiliki peluang yang besar untuk mendatangkan keburukan jika kita tidak berhati-hati. Jangan lupa untuk mempersiapkan bekal secukupnya agar tidak kelaparan. Selamat mendaki kawula muda!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *